fbpx

Pentingnya Product Education Terhadap Proses Marketing Garut Kulit

Garut Kulit memiliki perhatian khusus untuk setiap produk yang dijualnya. Tak selesai sampai di sana, perhatian lainnya juga dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai produk Garut Kulit itu sendiri kepada para calon klien dan sales yang menawarkan produk GK kepada customer.

Product education adalah pengetahuan menyangkut jenis produk, penggunaan, kelebihan, segmen pasar yang ditargetkan dari produk yang ditawarkan. Hal ini sangat mempengaruhi proses penjualan ke setiap customer yang ingin mengetahui lebih jauh produk GK. Sebelum customer melakukan perilaku pembelian yang sebenarnya, kita akan menghadapi banyak pertanyaan yang relevan atas produk yang ditawarkan.

Demi memaksimalkan proses penjualan tersebut, tim Garut Kulit pun langsung mengeksekusi sesi khusus product education yang dilakukan oleh Founder sekaligus CEO dari Garut Kulit Internasional, Sumarni Rifemi, kepada tim Sales dari The Goods Dept (TGD) Jakarta beberapa waktu lalu (23/9).

Baginya, memahami produk yang dijual adalah hal yang sangat penting. “Dengan memahami product education, setiap pembeli akan mendapatkan insight tersendiri yang membuatnya makin tertarik untuk membeli produk GK. Pembeli akan mengetahui lebih jelas apa kelebihan produk kami disbanding dengan yang lain,” ujar Ani.

Sesi product education ini dilakukan di Outlet The Goods Dept Pondok Indah Mall 2, dengan dihadiri beberapa tim Sales TGD yang juga datang dari outlets lainnya di penjuru Jakarta dan sekitarnya. Bahkan, beberapa diantara mereka pun menanyakan poin-poin penting yang ternyata seringkali ditanyakan oleh calon pembeli.

“Bagaimana sih kita bisa menjelaskan, produk asli kulit itu cara perawatannya akan seperti apa?” ujar salah satu penanya. Dengan lugas, Ani menjelaskan, bahwa pembeda utama dari bahan kulit asli dan palsu terletak pada daya tahan dari kulit itu sendiri. “Kekuatan dari kulit asli mampu bertahan terhadap abrasi dan api. Sesimpel kita bisa mencium bau dari kulit itu sendiri, biasanya ada aroma khas yang tentu tidak bernuansa kimiawi. Maka itu adalah kulit asli,” jawab Ani, menambahkan.

Selain memberikan presentasi khusus mengenai produk Garut Kulit, para peserta juga diberikan buklet mini yang memuat informasi singkat mengenai produk kulit, tentang Garut Kulit, jenis bahan kulit, cara perawatan, dan sebagainya untuk dijadikan pegangan mengenai produk GK.

“Kami, tim Garut Kulit memaksimalkan produk dengan detail. Walaupun material kulit asli terbilang mahal, kami mampu bersaing di pasaran dengan harga terjangkau. Kami melakukan proses dari hulu ke hilir sendiri; seperti pemilihan bahan baku mentah, proses penyamakan, pewarnaan, hingga ke proses akhir pembuatan pola dan produksi serta finishing. Semua dilakukan dengan supervisi ketat dan Quality Control yang optimal,” tutup Ani pada sesi tersebut.

Untuk rencana ke depan, Garut Kulit akan melakukan hal yang sama demi memaksimalkan strategi penjualan . Mengingat hal ini berguna untuk memberikan informasi mendalam terhadap pihak yang ikut terlibat dalam proses bisnis Garut Kulit itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Quick Shop
Open chat